Rangkuman
Tema 3, 4, 5
kelas 4
Halaman Penting
Tema 3 Peduli Terhadap Mahluk Hidup
: 5, 8, 14, 20, 22, 31, 44, 48, 51, 61, 66, 79, 80, 90, 92, 106, 112.
Tema 4 Berbagai Pekerjaan : 1, 2, 9, 10, 18, 55, 56, 60,
73, 99, 125.
Tema 5 PahlawanKu : 2, 3, 7, 14, 18,
28, 34, 37, 38, 39, 40, 47, 49, 63, 72, 74, 82, 89, 90, 117, 123, 131.
Tema 3 Peduli Terhadap Mahluk Hidup
Pantai
merupakan daerah daratan yang
berbatasan langsung oleh laut, biasana pantai dijadikan objek wisata.
Daratan Rendah adalah permukaan bumi yang datar dengan ketinggian
kurnag lebih 200 meter diatas
permukaan laut, pada umumnya dataran rendah digunakan untuk berbagai keperluan
diantaranya pertanian, peternakan, industri dan beberapa jenis kegiatan
perkebunan (kelapa dan tebu).
Daratan Tinggi merupakan
permukaan bumi yang ketinggiannya 500
meter di atas permuaan laut. Dataran tinggi biasa digunakan untuk
peristirahatan, objek wisata, dan usaha
perkebunan
Bagian-bagian tmbuhan
memiliki fungsinya masing-masing, diantaranya:
1. Akar berfungsi untuk mengokohkan
tumbuhan, menyerap air dan mineral, pada umbuhan jenis umbi-umbian akar
berfungsi untu menyimpan cadangan makanan (ubi, singkong, Bawang dll).
2. Batang berfungsi untuk tempat munculnya
daun, bunga, buah, mengedarkan mineral dan air, serta zat makanan hasil
fotosintesis keseluruh bagaian tanaman.
3. Daun berfungsi sebagai tepat
berlangsungnya fotosintesis, zat hijau pada daun dinamakan Klorofil, daun terdiri atas tangai dan helai daun.
4. Bunga berfungsi sebagai alat perkembangbiakan
tumbuhan biji.
5, Buah merupakan cadanagn makanan dan
tempat melindungi biji.
6. Biji merupakan hasi pembuahan yang
terjadi akibat penyerbukan. Jika biji ditanam akan menghasikan tanaman baru,
biji memiliki keping, ada yang berkeping satu (disebut Monokotil) dan ada yang berkeping dua (disebut Dikotil).
Pelestarian hewan langka bertujuan agar hewan tersebut tidak
mengalami kepunahan. Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga dan
melestarikan hewan langka diantaranya:
1. melakukan
penangkaran hewn langka;
2. mendirikan
tempat-tempat perlindungan hewan langka, misal: suaka marga satwa, cagar alam,
kebun binatang, dan taman Nasional.
Dengan melindungi hewan langka
kita dapat:
1. menjaga
keseimbangan ekosistem;
2. melestarikan
keanekaragaman hayati yang bermanfaat bagi ilmu pengetahuan dan masyarakat.
Wawancara merupakan percakapan
yang dilakukan dua orang atau lebih, untuk melakukan waacara dapat mengikuti
tahapan-tahapan dibawah ini:
1. Sebelum melakukan wawancara (Persiapan)
- Buat janji dan minta ketersediaan
nara sumber untuk diwaancarai;
- Tunjukan kesan
baik, misal datang tepat waktu;
- Berpakaian
dengan sopan, bersikap dan berbicara santun;
- Menyiapkan
daftar pertanyaan yang sesuai
- Pertanyaan
yang baik mengandung unsur ADIK SIMBA
(Apa, Dimana, Kapan, Siapa dan Bagaimana).
- Berlatih
agar tidak selalau membaca pertanyaan.
2. Ketika sedang melakukan wawancara
- ucapkan salam, perkenalan diri dan
menyampaikan tujuan wawancara sebelum mulai;
- mulai denan
pertanyan yang ringan;
- caikan
suasana,
- sebutkan nama
narasumber dengan lengkap;
- bawa buku
cattan, alat tulis atau alat rekam;
- dengarkan
pendapat dan informasi dari narasumber, usahakan jangan memotong embicaraan;
- hindari meminta
pengulangan jawaban, hindari penggunaan bahasa yang berbelit-belit, hormati
petunjuk narasumber, hindari pertanyaan yang menyinggung;
- mampu
mengambil kesimpulan , tidak semua jawaban dicatat.
3. Setelah Melakukan wawncara
- Mohon diri, Ucapkan terima kasih;
- sampaikan
permohonan maaf jka selama wawancara ada hal yang kurang berkenan;
- ucapkan salam
Karya seni tempel
dapat dibagi menjadi tiga, diantaranya:
1. Kolase, merupakan seni tempel dengan
penggunaan dedaunan dan ranting pohon.
2. Mozaik, merupakan seni tempel dengan menggunakan bahan
atau kepingan-kepingan utuh seperti biji-bjian.
3. Montase, merupakan karya seni tempel
dengan menggabungkan dan memadukan beberapa gambar yang sudah jadi, yang
biasanya diambi dari koran, majalah, atau poster.
Tema 4 Berbagai Pekerjaan
Pancasila
1. Ketuanan Yang Maha Esa

Memiliki makna :
-
Percaya adanya Tuhan Yang Maha Esa;
-
Setiap
orang dibebaskan untuk memeluk agama masing-masing,
dengan bertanggung jawab untuk
taat dengan aturan agamanya,
(Ateis=Tidak bertuhan, bertentangan Sila Pancasila ke-1);
-
Semua
yang Tuhan berikan pada kita harus di jaga;
-
Toleransi
antar umat beragama dan sesama umat beragama.
2. Kerakyatan yang Adil dan Beradab
Memiliki makna :
-
Mengakui
dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat
Dan martabatnya sebagai makhluk
Tuhan yang Maha Esa;
-
Mengakui
persamaan derajat, persamaan hak dan kewajiban,
Tanpa membeda-bedakan suku,
keturunan, agama, kepercayaan,
jenis kelamin, kedudukan sosial,
warna kulit, dsb.
-
Mengembangkan
sikap saling mencintai sesama manusia,
tenggang rasa, tidak semena-mena terhadap orang lain,
menjunjung nilai0nilai
kemanusiaan, berani membela kebenaran dan keadilan, saling menghorati dan
bekerjasama dengan bangsa lain.
3. Persatuan Indonesia
Memiliki makna :
-
Persatuan,
kesatuan serta kepentingan dan
keselamatan
bangsa dan negara sebagai
kepentingan bersama
diaas kepentingan pribadi dan
glongan;
-
Cinta
terhadap tanah air;
-
memelihara
ketertiban dunia, mengembngkan persatuan Indonesia atas dasar Bhineka Tunggal
Ika dan memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.
4. Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat
Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

Memiliki makna :
-
setiap
manusia mempunyai kedudukan, hak, dan
kewajiban yang sama;
-
tidak
boleh memaksakan kehendak;
-
mengutaakan
musyawarah unntuk mufakat (demi keentingan bersama).
5. Keadilan Ssial Bagi Seluruh rakyat
Indonesia
Memiliki makna :
-
mencerminkan
sikap kekeluargaan dan gotong royong;
-
adil
terhadap sesama (adil bukan berarti sama);
-
menjaga
keseimbangan antara hak dan kewajiban;
-
menghormati
orang lain;
-
bekerja
keras dan menghargai karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan
kesejahteraan bersama.
Pekerjaan adalah suatu hal yang dikerjakan atau dilakukan.
Umumnya pekerjaan seseorang dipengaruhi Lingkungan dimana ia berada, misal
Wilayah :
-
Pantai dan Laut umunya memeiliki pekerjaan
sebagai Nelayan, Pengrajin, dan Penyewa
penginapan dan alat-alat rekreasi (papan seluncur, ban, kacamata renang dll)
-
Dataran Rendah unumnya memeiliki pekerjaan
sebagai Petani, Peternak, Pegawai dan
Pedagang.
-
Dataran Tingi umumnya memeiliki pekerjaan sebgai petani sayur dan buah, Peternak.
Menurut jenisnya pekerjaan dapat
kita kelompokan diantaranya menajdai 3
yaitu:
1. Pekerjaan
yang menghasilkan Barang,
Contoh: Pengrajin, petani, Nelayan, Pedagang,
pabrik (makanan, minuman, pakaian, dll).
2. pekerjaan
yang menghasilkan Jasa
Contoh : Tukang, Pegawai, Kurir, Penjaga
Sekolah, Guru, polisi, TNI, Dokter, Sopir, pelukis, Juru kamera, Pengacara, dll.
3. pekerjaan
yang menghasikan barang dan Jasa
Contoh : Penjahit, Pabrik (makanan,
minuman, pakaian, dll) didalam sebuah
produksi baik sekala kecil maupun besar selalu memerlukan jasa seseorang
(baik ahli maupun tidak) untuk menghasilkan suatu barang, contoh dalam pabrik
minuman teh kita memerlukan jasa pemetik teh, pengolah teh, pengemasan teh,
hingga pemasaran teh tersebut.
Manfaat tanaman Bakau:
1. Melindungi
pantai dari erosi dan abrasi;
2. Menahan
rembesan air laut ke darat;
3. Sebagai
perangkap zat-zat pencemar dan limbah Industri;
4. Menciptakan
udara pesisir yang bersih dan segar;
5. Menjadi
habitat alami bagi biota darat dan laut;
6. Mengurangi
dampak bencana akibat gelombang laut, seperti badai dan gelombang pasang.
Sebuah cerita dibangun
oleh dua unsur penting, yakni Intrinsik
dan Ekstrinsik, berikut penjabarannya:
1. Unsur Intrinsik (berasal dari dalam
cerita)
Tema, merupakan ide atau gagasan yang melatar belakangi suatu
cerita. Tema sering disebut ruh atau nyawa dari sebuah cerita, tema memiliki
sifat umum atau general yang diambil dari permasalahan yang ada dilingkungan
masyarakat, lingkunga, engalaman hidup penulis, sejarah, pendidikan,
persahabatan dan lainnya.
Tokoh dan Penokohan. Tokoh adalah
pelaku atau orang yang terlibat dalam
cerita, sedangkan Penokohan adalah
gambaran Watak atau Sifat tokoh dalam cerita, umumnya
terdapat 4 penokohan dalam cerita diantaranya yaitu:
1. Protagonis, tokoh yang memiliki
peran atau sifat Baik;
2.Antagonis, tokoh yang memeiliki peran
atau sifat Jahat;
3. Triagonis, tokoh yang memeiliki
peran atau sifat Arif dan Bijak sana,
biasanya berperan sebagai penengah anatara Protagonis dan Antagonis;
4. Figuran, tokoh atau pemeran pendukung dalam sebuah
cerita.
Alur, merupakan gambaran runtutuan
kejadian atau peristiwa pada sebuah cerita, terbagi menjadi Alur maju, alur mundur, dan alur Campuran
(maju dan mundur).
Seting
atau Latar, mencakup 3 aspek yakni : Waktu, Tempat dan Suasana yang digambarkan
pada cerita.
Sudut pandang, merupakan Point of view arah pandang seorang
penulis atau cara penulis
menyampaikan ceritanya (memandang/menempatkan dirinya dalam sebuah cerita),
sudut pandang terbagi menjadi 3 yatitu: sudut pandang orang pertama,
sudutpandang orang kedua dan ketiga, dan sudut pandang orang yang berada diluar
cerita.
Gaya Bahasa, ciri khas penulis dalam menyampaikan tulisannya dalam
penggunaan majas, diksi, pemilihan kalimat yang tepat dan lain sebagainya.
Amanat, pesan moral atau pelajaran yang ingin dibagikan penulis dalam sebuah
cerita (dapat secara tertulis maupun terirat).
2. unsur Ekstrinsik (berasal dari luar
cerita)
Latar
belakang Masyarakat (ideologi Negara, kondisi politik, kondisi sosial dan
kondisi eonomi), Latar belakang penulis (riwayat hidup penulis, kondisi
psikologis, alian sastra penulis), Nilai-nilai yan terkandung dalam cerita
(agama, sosisal, moral, budaya).
Tema 5 Pahlawan Ku
Terdapat 4 sifat yang dimiliki cahaya diantaranya dapat :
1.Merambat Lurus; cahaya lili dapat
terlihat dari lubang karton jika karton dipasang tegak lurus dan sejajar.
2. Menembus benda bening; cahaya senter
dapat menembus gelas yang permukaannya bening
3. Dipantulkan; apabila caha senter
menyoroti salah satu kaca maka cahaya tsb akan dapat dipantukan kekaca yang di
depannya
4. Dibiaskan. Pensil yang dimasukan
kedalam gelas yang berisi air seolah-olah memiliki tampilan pensil yang patah

Raja Purawarman
memimpin kerajaan Tarumanegara pada
tahun 395 M, mensejahterakan rakyatnya dengan cata membangun saluran
air dan memberantas perompak,
prasasti yang menjadi peninggalan kerajaan Tarumanegara terkenal dengan nama prasasti
Ciaruten.
Balaputradewa
merupaan raja dari kerajaan Sriwijaya
pada tahun 850 M, pada masa kepemimpinan raja Balaputradewa
Siriwijaya mencapai puncak kejayaan dibidang Ekonomi, Pendidikan, Kebudayaan, sehingga menjadi kerjaan yang
Makmur.

Kerajaan
Majapahit mencapai puncaknya kala
dipimpin oleh
Prabu hayam Wuruk (1350-1389 M), yang terkenal dari kerajaan
Majapahit selain memiliki wilayah yang luas hampir seluruh Nusantara dan
Malaysia adalah kepemilikian panglima perang yang handal yakni
Gajah Mada yang terkenal dengan
sumpah Palapa, tidak akan memakan buah
palapa (kenikmatan dunia, salahsatunya rempah-rempah) sebelum menyatuan
(menguasai) pulau-pulau di Nusantara. Selain panglima perangnya yang terknal
Majapahit dan kediri memiliki peniggalan berupa
kompleks candi Penataran.
Perang Diponegoro terjadi pada tahun 1825-1830, merupakan perang terbesar di pulau Jawa yang pernah
dialami leh Belanda seama masa pendudukannya di Nusantara, perang ini terjadi
secara menyeluruh di wilayah Jawa sehingga disebut sebagai Perang
Jawa, diimpin oleh Pangeran
Diponegoro.
Salah satu upaya pangeran diponegoro untuk menyaukan
rakyat Jawa adalah dengan dengan memelopori “Sadumuk Bathuk, Sanyari Bumi Ditohi Tekan Pati” (“Sejari Kepala,
Sejengkal Tanah, Dibela Sampai mati”), mencontohkan dan memberi komando yang
jelas pada rakya Jawa kala itu.

Sultan Iskandar Muda (1607-1636) dan
Sultan Hasanudin (165-1660 M) , merupakan
raja-raja dari kerajaan Islam di Nusantara khususnya Goa Tallo di Makasar, sulawesi selatan.
Sultan Agung, Sultan Besar merupakan
raja
Kerajaan Mataram (kerajaan
bercorak
Hindu) pada tahun
1613-1645, meruakan kerajaan terbesar
dipulau Jawa, selain terkenal gigih melawan Belanda Sultan agung juga terkenal
sebagai Budayawan.
Kapitan Patimura merupakan pahlawan dari Maluku, pemberontakkannya melawan Belanda berhasil merebut Benteng Duursted
di Saparua. Karna kekalahan Belanda yang sering terjadi, membuat
Belanda meminta bantuan pasukkannya yang berada di Jakarta untuk menangkap
Patimura, akhirnya Patimura tertangkap dan dihukm mati di tiang gantung (16
Desember 1817)
Raden Mas Suwardi Suryanigrat yang lebih dikenal dengan nama Ki Hajar Dewantara (Bapak Pendidikan) lahir
di Yogyakarta 2 Mei 1889. Pada tanggal 3
Juli 1922 beliau mendirika Perguruan
Taman Siswa (sekolah Nasional pertama yang didirikan untuk rakyat
Indonesia).
Ir. Soekarno atau yang lebih
akrab dipanggil Bung Karno merupakan
tokoh yang memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945,
serta Presiden pertama Indonesia.
Sutmo atau yang lebih dikenal dengan
sapaan Bung Tomo, merupakan pembakar
semangat rakyat untuk mengusir Belanda yang dibonceng tentara NICA yang
puncaknya adalah perang 10 November 1945 di Surabaya, karena dipihak Indonesia
banyak yang gugur peperangan ini diperigati
sebagai hari Pahlawan (untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan yang
gugur).